POLA JABAR – Pemerintah kembali menghadirkan dua program magang unggulan untuk mahasiswa dan lulusan baru, yaitu Magang Nasional 2025 dan MSIB Magang Merdeka.
Meski sama-sama bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata, keduanya memiliki perbedaan dalam sasaran peserta, tujuan, dan penyelenggara program.
Program Magang Nasional 2025 merupakan inisiatif dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membantu lulusan perguruan tinggi menyesuaikan diri dengan dunia kerja.
Sementara MSIB Magang Merdeka diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mahasiswa aktif di berbagai jenjang studi.
Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan keduanya:
1. Target Peserta
Magang Nasional 2025 ditujukan bagi lulusan baru (fresh graduate) dari program diploma atau sarjana, maksimal satu tahun setelah kelulusan.
Peserta akan ditempatkan di berbagai perusahaan yang bekerja sama dengan Kemnaker.
Sementara MSIB Magang Merdeka difokuskan untuk mahasiswa aktif dari jenjang D2, D3, D4, hingga S1 yang belum lulus. Mahasiswa D2–D4 minimal berada di semester 2, sedangkan mahasiswa S1 minimal semester 4 saat mendaftar.