POLA JABAR – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025 dimaknai Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sebagai momentum penting untuk memperkuat ideologi bangsa.
Dalam upacara yang berlangsung di Kota Bandung, ia menekankan bahwa Pancasila harus tetap dijaga sebagai satu-satunya dasar negara dan pandangan hidup bangsa.
Dilansir dari akun Instagram resmi @hmfarhanbdg, Farhan yang bertindak sebagai inspektur upacara menegaskan bahwa meski pelaksanaan berlangsung singkat, peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna mendalam karena selalu ditutup dengan ikrar kebangsaan.
Ia juga mengingatkan agar makna peringatan Hari Lahir Pancasila (1 Juni) maupun Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) tidak hanya dijadikan seremoni semata, tetapi dijaga sebagai pengikat dalam kehidupan berbangsa.
Lebih lanjut, Farhan menyampaikan bahwa penguatan ideologi Pancasila di era saat ini tidak lagi terbatas pada jalur formal seperti program P4 di masa lalu.
Kini, hal itu bisa diwujudkan melalui berbagai pendekatan, salah satunya program Empat Pilar yang digagas oleh MPR RI.
Menurutnya, generasi muda harus menjadi prioritas dalam penanaman nilai Pancasila.
Dengan derasnya arus informasi digital, diperlukan metode kreatif agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh konten instan yang berpotensi melemahkan rasa kebangsaan.***