POLA JABAR – Perjalanan dari Jakarta menuju Bandung via jalan tol masih menjadi pilihan utama bagi ribuan wisatawan setiap harinya, terutama menjelang perayaan malam pergantian tahun.

Namun, seringkali kemacetan di gerbang tol terjadi bukan hanya karena volume kendaraan, melainkan karena banyaknya pengendara yang kekurangan saldo e-Toll.

Untuk memastikan perjalanan kamu lancar tanpa hambatan di gerbang tol, sangat penting untuk mengetahui estimasi total tarif yang harus dibayar.

Saat ini, perjalanan Jakarta-Bandung biasanya melibatkan beberapa ruas jalan tol, mulai dari Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Berikut adalah cara mudah dan akurat untuk mengecek tarif tol terbaru secara real-time:

  1. Gunakan Aplikasi BPJT Info Tol: Aplikasi resmi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) ini menyediakan fitur "Tarif Tol". Kamu cukup memasukkan golongan kendaraan (Golongan I untuk mobil pribadi), gerbang asal, dan gerbang tujuan. Aplikasi akan langsung menjumlahkan total biaya yang harus dikeluarkan.
  2. Manfaatkan Google Maps: Selain untuk navigasi, Google Maps kini sudah menyertakan estimasi tarif tol. Saat kamu mengatur rute dari Jakarta ke Bandung, ketuk ikon tarif tol yang muncul di bawah estimasi waktu perjalanan untuk melihat perkiraan biayanya.
  3. Cek via Website Jasa Marga: Kamu juga bisa mengakses situs resmi Jasa Marga atau akun media sosial mereka untuk memantau jika ada penyesuaian tarif terbaru di awal tahun 2025 ini.
  4. Siapkan Saldo Cadangan: Mengingat adanya sistem integrasi tol, estimasi biaya Jakarta-Bandung (keluar di Pasteur atau Buah Batu) saat ini berkisar antara Rp75.000 hingga Rp100.000 lebih. Sangat disarankan untuk mengisi saldo minimal Rp150.000 hingga Rp200.000 untuk mengantisipasi kesalahan gerbang atau perjalanan pulang.

Pastikan kartu e-Toll kamu dalam kondisi baik dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau.

Dengan persiapan saldo yang cukup, kamu turut membantu mengurangi antrean di gerbang tol dan membuat perjalanan liburanmu lebih efisien.***