POLAJABAR.COM - Persib Bandung menghadirkan cara yang tidak biasa dan artistik dalam memperkenalkan dua amunisi baru mereka menjelang kompetisi musim 2026/2027. Pemandangan unik ini menarik perhatian publik dan media massa yang hadir di lokasi acara.

Dua pemain yang diperkenalkan secara resmi adalah Ragnar Oratmangoen dan gelandang andalan asal Jepang, Gakuto Notsuda. Pengumuman ini menjadi penanda kesiapan klub dalam menghadapi tantangan liga di musim yang akan datang.

Acara pengenalan tersebut dilaksanakan pada Sabtu sore, tanggal 4 Juli 2026, bertempat di lokasi yang tidak lazim untuk sebuah perkenalan pemain sepak bola, yaitu di Grey Art Gallery. Pemilihan lokasi ini menunjukkan upaya klub untuk tampil beda.

Sebelum seremoni pengumuman resmi dilaksanakan oleh petinggi klub, manajemen Persib Bandung menyelenggarakan kegiatan yang bernuansa seni dan kebersamaan. Acaranya berupa sesi melukis bersama yang melibatkan para staf dan mungkin juga pemain.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menjadi figur sentral yang secara resmi memperkenalkan kedua pemain tersebut kepada publik dan awak media. Kehadirannya menegaskan dukungan penuh dari jajaran direksi.

"Ada pemandangan menarik saat pengumuman dua pemain baru Persib Bandung, Ragnar Oratmangoen dan gelandang asal Jepang, Gakuto Notsuda untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 di Grey Art Gallery, Sabtu (4/7/2026) sore," demikian deskripsi yang menggambarkan suasana acara tersebut.

Lebih lanjut, persiapan acara tersebut melibatkan aktivitas kreatif sebelum masuk ke inti perkenalan pemain. Manajemen Persib memilih jalur yang lebih artistik untuk menyambut anggota skuad terbaru mereka.

"Sebelum pengumuman resmi oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, manajemen Persib menggelar acara melukis bersama ayah di galeri seni tersebut," ungkap salah satu narasi yang menggambarkan rangkaian acara yang telah disiapkan.

Pendekatan 'nyeni' ini diharapkan mampu memberikan citra segar bagi klub, menghubungkan dunia olahraga dengan apresiasi terhadap seni visual. Hal ini mencerminkan strategi komunikasi baru yang diterapkan Persib Bandung.