POLAJABAR.COM - Persigar Garut secara resmi mengakhiri asa mereka untuk meraih promosi ke Liga Nusantara pada musim kompetisi mendatang. Kepastian ini didapat setelah tim gagal meraih hasil maksimal dalam dua dari tiga pertandingan krusial di fase 8 besar Piala Presiden 2026.

Kegagalan ini membawa nuansa deja vu yang menyakitkan bagi kubu Persigar. Pasalnya, situasi serupa pernah mereka alami sebelumnya, yaitu pada gelaran tahun 2014 silam, di mana mimpi promosi harus pupus di babak penentuan.

Mimpi ambisius Persigar untuk tampil di kancah Liga Nusantara musim depan kini telah sirna. Hal ini terjadi setelah mereka harus mengakui keunggulan lawan dalam laga penentuan yang berlangsung di Yogyakarta.

Pertandingan yang menjadi penentu nasib tim tersebut adalah laga melawan Pasuruan United. Persigar harus menerima kekalahan tipis dengan skor akhir satu gol tanpa balas dari tim lawan mereka tersebut.

Laga penentu tersebut diselenggarakan pada hari Kamis, (2/7) sore, bertempat di Stadion Mandala Krida. Kekalahan ini memastikan posisi Persigar tidak lagi memungkinkan untuk bersaing memperebutkan slot promosi yang tersedia.

Dikutip dari sumber berita, kegagalan ini merupakan pukulan telak bagi tim yang telah berjuang keras sepanjang babak penyisihan grup hingga babak 8 besar kompetisi. Mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada di Yogyakarta.

Kekalahan 1-0 dari Pasuruan United menjadi akhir dari perjalanan Persigar dalam perburuan tiket promosi Liga Nusantara musim depan. Hasil ini mengulang memori pahit yang pernah mereka rasakan beberapa tahun lalu.

Kegagalan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka perlu membenahi strategi agar dapat mewujudkan asa promosi di kesempatan mendatang.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.