POLA JABAR – Harga emas diperkirakan bergerak dinamis pada Desember 2025.

Pasar menunggu keputusan penting Bank Sentral AS (The Fed) mengenai kemungkinan penurunan suku bunga—faktor yang sangat memengaruhi pergerakan emas.

Menurut analis FXTM, Lukman Otunuga, emas kembali menguat setelah bertahan di level US$4.000 per troy ounce.

Jika data ekonomi AS melemah dan mendukung penurunan suku bunga, harga emas berpotensi naik menuju US$4.130–US$4.200.

Namun jika pejabat The Fed memberi sinyal kebijakan lebih ketat atau data ekonomi justru lebih kuat dari perkiraan, harga emas bisa kembali turun mendekati US$4.000.***