POLA JABAR – Dunia musik internasional kembali diguncang oleh kekuatan kolaborasi lintas genre. Kali ini, nama Jennie dari grup mega-bintang BLACKPINK kembali membuktikan pengaruhnya di pasar musik Amerika Serikat. Melalui proyek kolaborasinya dengan unit rock psikedelik ternama asal Australia, Tame Impala, lagu bertajuk "Dracula" sukses mencatatkan pencapaian gemilang di tangga lagu paling bergengsi di dunia.
Lagu “Dracula” hasil kolaborasi proyek musik rock psikedelik Australia Tame Impala dan Jennie berhasil masuk jajaran 10 besar tangga lagu Billboard Hot 100. Pencapaian ini menandai babak baru bagi karier solo Jennie yang kian mengukuhkan posisinya sebagai ikon pop global.
Lompatan Signifikan di Tangga Lagu
Kenaikan posisi lagu ini tergolong sangat impresif dalam waktu yang relatif singkat. Berdasarkan pemantauan performa mingguan, antusiasme pendengar terhadap sentuhan vokal Jennie dalam balutan musik khas Kevin Parker (Tame Impala) terus menunjukkan tren positif.
Menurut laporan Kantor Berita Yonhap, lagu tersebut kini menempati posisi ke-10 setelah sebelumnya berada di peringkat 18 pada pekan lalu. Lonjakan delapan peringkat ini menunjukkan bahwa daya tarik lagu "Dracula" tidak hanya bersifat sesaat, namun memiliki ketahanan yang kuat di telinga audiens Amerika.
Evolusi Lagu: Dari Solo Menjadi Kolaborasi Viral
Perjalanan lagu "Dracula" hingga mencapai puncak popularitas saat ini memiliki latar belakang yang menarik. Awalnya, lagu ini merupakan karya murni dari Tame Impala yang membawa nuansa eksperimental.
“Dracula” pertama kali dirilis sebagai lagu solo Tame Impala pada Oktober tahun lalu. Namun, popularitasnya kembali meningkat setelah versi remix featuring Jennie diluncurkan pada Februari. Versi tersebut kemudian ramai digunakan di berbagai platform video pendek dan turut mendorong lonjakan performa lagu di tangga musik. Kehadiran vokal Jennie memberikan warna baru yang lebih ramah di telinga pecinta musik pop, tanpa menghilangkan identitas psikedelik asli dari Tame Impala.