POLA JABAR – Lari maraton bukan sekadar olahraga biasa. Untuk menempuh jarak 42,195 kilometer, tubuh perlu dilatih secara bertahap agar kuat, tahan lama, dan tidak cedera.
Persiapan yang matang jadi kunci utama agar pelari bisa menyelesaikan lomba dengan aman dan nyaman.
Berikut beberapa jenis latihan penting sebelum mengikuti maraton.
1. Latihan Jarak Jauh (Long Run)
Ini merupakan latihan utama dalam persiapan maraton.
Pelari pemula sebaiknya memulai dari jarak pendek seperti 5–10 kilometer, lalu meningkat secara bertahap setiap minggu hingga mendekati 30–35 kilometer. Tujuannya untuk membangun ketahanan otot dan jantung.
2. Latihan Kecepatan (Speed Run)
Latihan ini membantu meningkatkan efisiensi langkah dan kecepatan.
Cobalah sesi interval training lari cepat selama beberapa menit, lalu diikuti dengan lari ringan atau jalan cepat sebagai jeda.