POLA JABAR – Penderita tekanan darah rendah atau hipotensi sering kali merasa cepat lelah, pusing, atau bahkan mudah kehilangan keseimbangan saat beraktivitas.

Meski begitu, olahraga tetap penting dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh dan melancarkan peredaran darah. Hanya saja, perlu cara dan jenis olahraga yang tepat agar tetap aman dan bermanfaat.

Berikut beberapa tips berolahraga untuk yang darah rendah:

  1. Pilih olahraga ringan hingga sedang
    Hindari aktivitas yang terlalu berat seperti angkat beban ekstrem atau sprint intens. Jenis olahraga seperti jalan santai, bersepeda ringan, yoga, atau berenang jauh lebih aman untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
  2. Lakukan pemanasan dan pendinginan
    Pemanasan membantu tubuh menyesuaikan sirkulasi darah sebelum berolahraga, sementara pendinginan mencegah tekanan darah turun mendadak setelah aktivitas fisik selesai.
  3. Jangan berolahraga saat perut kosong
    Pastikan sudah makan ringan sebelum berolahraga, seperti buah atau roti gandum, agar kadar gula dan tekanan darah tidak turun drastis.
  4. Minum cukup air
    Dehidrasi bisa memperparah kondisi darah rendah. Jadi, minumlah air putih sebelum, selama, dan setelah berolahraga untuk menjaga volume darah tetap stabil.
  5. Bangun perlahan setelah duduk atau berbaring
    Penderita darah rendah sering mengalami pusing saat perubahan posisi tubuh mendadak. Oleh karena itu, usahakan bergerak perlahan sebelum berdiri penuh.
  6. Dengarkan tubuh sendiri
    Jika merasa pusing, lemas, atau penglihatan berkunang, segera hentikan olahraga dan istirahat. Jangan memaksakan diri, karena tekanan darah yang terlalu rendah bisa berbahaya.

Dengan mengikuti tips di atas, penderita darah rendah tetap bisa berolahraga dengan aman dan merasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.***