POLA JABAR - Mobil hybrid semakin populer di Indonesia karena dikenal efisien dan ramah lingkungan.
Namun, salah satu komponen paling krusial sekaligus mahal pada mobil jenis ini adalah baterai hybrid.
Biaya perbaikan atau penggantiannya bisa sangat bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor berikut.
1. Merek dan Model Mobil Hybrid
Setiap merek dan model mobil hybrid memiliki spesifikasi baterai yang berbeda.
Baterai orisinal (OEM) biasanya dibanderol lebih mahal dibandingkan produk aftermarket.
Misalnya, mobil hybrid keluaran Toyota, Hyundai, atau Suzuki bisa memiliki perbedaan harga baterai yang cukup signifikan tergantung kapasitas dan teknologi yang digunakan.
2. Tingkat Kerusakan Baterai
Kerusakan ringan umumnya hanya memerlukan perbaikan per sel, sehingga biayanya lebih terjangkau.