POLA JABAR - Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis tanah air. Tim Thomas Indonesia harus menelan pil pahit setelah dipastikan kandas di fase grup Piala Thomas 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Ini merupakan catatan sejarah terburuk sepanjang keikutsertaan Merah Putih di turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut.
Kekalahan telak 1-4 dari Prancis pada Rabu (29/4/2026) dini hari menjadi penentu kegagalan Fajar Alfian dan kawan-kawan untuk melaju ke babak perempat final. Sejak mulai berpartisipasi pada tahun 1958 hingga edisi 2024, Indonesia selalu berhasil menembus babak gugur. Sebelum insiden di Denmark ini, prestasi terendah Indonesia adalah terhenti di babak perempat final pada tahun 2012.
Sebagai kolektor gelar terbanyak dengan koleksi 14 trofi, tersingkirnya Indonesia di peringkat ketiga Grup D di bawah Thailand dan Prancis menjadi pukulan telak bagi sektor tunggal dan ganda putra nasional. Indonesia kini hanya bisa berharap pada perjuangan tim Uber yang masih bertahan di turnamen ini.
Hasil ini menjadi evaluasi besar bagi pembinaan bulu tangkis Indonesia agar bisa kembali merebut kejayaan di masa depan.***