POLA JABAR - Bagi penderita arthritis, rasa sakit dan kekakuan sendi seringkali menimbulkan rasa takut untuk bergerak. Paradigma lama mungkin menyarankan istirahat total, namun panduan kesehatan modern, khususnya dari Arthritis Foundation, menegaskan bahwa gerakan yang tepat adalah obat terbaik. Berdiam diri justru akan melemahkan otot penyangga, memperparah kekakuan, dan meningkatkan nyeri. 

Gerakan yang terstruktur, lembut, dan konsisten dapat melumasi sendi, mengurangi peradangan, dan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup. Senam khusus dirancang untuk membangun kekuatan tanpa memberikan tekanan berlebihan pada sendi yang meradang.

Membangun program senam yang aman membutuhkan pendekatan tiga pilar utama yang direkomendasikan secara luas. Tujuannya bukan untuk berlari maraton, melainkan untuk menjaga fungsi tubuh sehari-hari, seperti berjalan, meraih benda, atau berdiri tanpa bantuan. 

Senam ini harus dilakukan secara bertahap, dimulai dari intensitas yang sangat rendah, dan selalu mendengarkan sinyal dari tubuh. Jika nyeri bertambah parah, itu tandanya sesi senam perlu dihentikan atau dikurangi. Konsistensi dalam program ini akan membawa perubahan signifikan, mengurangi kelelahan kronis dan meningkatkan energi.

Program senam yang direkomendasikan Arthritis Foundation mencakup tiga kategori utama: senam fleksibilitas dan rentang gerak (ROM), senam penguatan (strengthening), dan senam ketahanan (endurance). 

Setiap jenis memiliki fungsi vitalnya sendiri dalam memelihara kesehatan sendi. Fleksibilitas bertujuan untuk mempertahankan mobilitas sendi, penguatan bertujuan menstabilkan sendi, dan ketahanan bertujuan meningkatkan kesehatan kardiovaskular serta stamina.

Tiga Pilar Senam untuk Mengelola Arthritis

1. Senam Fleksibilitas dan Rentang Gerak (Range of Motion / ROM)

Senam ROM adalah fondasi dari setiap program latihan arthritis. Tujuannya adalah untuk menggerakkan sendi seluas mungkin dalam batas yang nyaman guna menjaga kelenturan dan mengurangi kekakuan. Sendi yang jarang digerakkan akan cepat kaku.