POLA JABAR – Tren penggunaan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia terus meningkat, termasuk untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.
Meskipun lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan, mudik menggunakan mobil listrik memerlukan perencanaan yang lebih detail dibandingkan mobil konvensional.
Kesiapan baterai dan pemetaan lokasi pengisian daya menjadi kunci agar perjalanan Anda tetap lancar tanpa hambatan.
Berikut adalah beberapa tips strategis bagi pemilik mobil listrik agar perjalanan mudik tetap nyaman dan bebas dari antrean panjang di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU):
1. Petakan Lokasi SPKLU Sepanjang Rute Mudik
Langkah paling krusial adalah mengetahui titik lokasi SPKLU di sepanjang jalur yang akan dilalui. Gunakan aplikasi penyedia layanan pengisian daya untuk melihat status ketersediaan alat pengisi daya secara real-time. Prioritaskan berhenti di rest area yang menyediakan fasilitas Ultra Fast Charging agar waktu pengisian baterai lebih singkat.
2. Isi Daya Sebelum Baterai Kritis
Jangan menunggu hingga persentase baterai berada di bawah 10% untuk mencari tempat pengisian. Idealnya, lakukan pengisian daya saat baterai masih menyisakan 20-30%. Hal ini memberikan Anda cadangan daya yang cukup jika ternyata SPKLU yang dituju sedang penuh atau mengalami gangguan teknis, sehingga Anda masih bisa melaju ke titik pengisian berikutnya.