POLAJABAR - Bagi sebagian orang, masih ada yang menganggap Bulan suci hanya sebagai ritual menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Namun, jika kita melihat lebih dalam melalui kacamata sains dan psikologi, sejatinya Bulan Ramadhan adalah momen "reboot" total bagi tubuh, pikiran, dan jiwa.
Berikut ini 5 manfaat yang bisa didapatkan oleh tubuh di Bulan Ramadhan, menurut para ahil dan pakar.
- Autofagi: Proses "Pembersihan Sel" Secara Alami
Secara biologis, puasa sejatinya akan mampu memicu proses yang disebut Autofagi.
Istilah ini dipopulerkan oleh Dr. Yoshinori Ohsumi, seorang ahli biologi asal Jepang yang memenangkan Nobel Kedokteran.
"Autofagi merupakan mekanisme pembersihan diri di mana sel-sel tubuh menghancurkan komponen yang rusak dan mengubahnya menjadi energi atau bahan bangunan untuk sel baru."
Dengan berpuasa, sejatinya tubuh akan berhenti fokus pada pencernaan dan mulai fokus pada perbaikan seluler.
Hal tersebut sejatinya akan bertindak seperti tombol reset, yang akan mampu membuang racun dan memperlambat proses penuaan.