POLA JABAR – Pemerintah tengah kembali membahas rencana redenominasi rupiah, yaitu penyederhanaan nilai mata uang dengan mengurangi jumlah nol tanpa mengubah daya beli.
Kebijakan ini diyakini memiliki sejumlah manfaat ekonomi dan administrasi jika diterapkan dengan persiapan matang.
1. Menyederhanakan Transaksi dan Pembukuan
Salah satu manfaat utama redenominasi adalah mempermudah pencatatan keuangan dan transaksi sehari-hari.
Dengan jumlah nol yang lebih sedikit, angka pada kuitansi, laporan keuangan, hingga sistem pembayaran digital akan menjadi lebih sederhana dan efisien.
2. Meningkatkan Citra dan Kepercayaan terhadap Rupiah
Redenominasi juga dapat meningkatkan citra mata uang nasional di mata internasional.
Nilai nominal yang lebih ringkas akan membuat rupiah tampak lebih kuat secara simbolis, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas ekonomi nasional.