POLA JABAR – Arus balik Lebaran sering kali identik dengan kemacetan panjang yang tidak terhindarkan. Bagi pengemudi, kondisi stop and go (berhenti lalu jalan) adalah musuh utama efisiensi bahan bakar. Mesin yang terus menyala namun mobil tidak berpindah tempat secara signifikan dapat membuat jarum indikator bensin turun lebih cepat dari biasanya.

Agar kantong tidak jebol karena pengeluaran BBM yang membengkak, berikut adalah beberapa tips mengemudi pintar saat terjebak kemacetan arus balik:

1. Hindari Akselerasi Mendadak

Kesalahan umum saat macet adalah menginjak gas dalam-dalam saat ada celah kosong, lalu mengerem mendadak. Teknik ini sangat memboroskan BBM. Cobalah untuk menekan pedal gas secara perlahan dan halus. Menjaga putaran mesin tetap stabil di bawah 2.000 RPM adalah kunci utama penghematan.

2. Manfaatkan Momentum (Engine Braking)

Daripada terus-menerus menginjak rem, cobalah menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Saat mobil di depan melambat, cukup lepas pedal gas dan biarkan mobil melaju pelan dengan sisa momentum atau gunakan engine braking. Hal ini tidak hanya menghemat bensin, tetapi juga menjaga awetnya kampas rem Anda.

3. Matikan Mesin Jika Berhenti Lama

Jika Anda terjebak macet total yang tidak bergerak sama sekali selama lebih dari 3 hingga 5 menit (misalnya saat ada perbaikan jalan atau kecelakaan), lebih baik matikan mesin mobil. Namun, pastikan aki mobil Anda dalam kondisi prima agar tidak kesulitan saat harus menyalakan mesin kembali.

4. Atur Suhu AC Secukupnya