POLA JABAR – Operasi Lilin digelar untuk memastikan arus lalu lintas nasional tetap aman, lancar, dan nyaman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini juga menjadi upaya Polri menjaga keamanan masyarakat yang melakukan perjalanan atau mengikuti kegiatan ibadah di seluruh Indonesia.
Pada Operasi Lilin Nataru 2025/2026, fokus pengamanan diarahkan ke empat titik utama:
- Jalur Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra
- Jalur arteri dan kawasan wisata
- Simpul-simpul transportasi besar seperti terminal, bandara, pelabuhan, dan stasiun
- Pusat kegiatan masyarakat, terutama rumah ibadah pada malam Natal
Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan volume kendaraan di lapangan. Kebijakan yang disiapkan meliputi one way, contra flow, ganjil-genap, hingga manajemen rest area untuk menghindari kepadatan di titik-titik padat seperti Tol Jakarta–Cikampek, Cipali, hingga jalur menuju Semarang dan Surabaya.
Pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara real time menggunakan ETLE mobile, CCTV, dan Command Center Korlantas. Teknologi ini membantu petugas merespons cepat kemacetan maupun insiden di lapangan.
Untuk jalur arteri, pengamanan akan difokuskan pada titik yang identik dengan kemacetan dan kawasan wisata favorit, seperti Puncak Bogor, Lembang, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali, dan sejumlah destinasi lain. Kebijakan buka-tutup jalan, rekayasa rute, hingga ganjil-genap disiapkan untuk mengendalikan lonjakan wisatawan.
Sementara itu, pada malam Natal, fokus pengamanan diarahkan ke gereja dan rumah ibadah. Prosedur sterilisasi akan dilakukan oleh unit Gegana dan K-9 sebagai bagian dari pengamanan total agar perayaan berjalan kondusif dan aman.***