POLAJABAR - Pada dasarnya, UMKM memiliki peran besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. 

Dengan jumlahnya yang diperkirakan mencapai 99%, menjadikannya sebagai sektor yang mendominasi struktur ekonomi Indonesia.

Tidak heran jika pemerintah mempasilitasi para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan cara memberikan pinjaman melalui KUR BRI 2025. 

Selain memberikan bunga yang rendah, proses pencairan yang relatif cepat, juga tenor atau jangka waktu cicilan yang lebih panjang.

Dengan bunga yang rendah, membuat cicilan bulanan lebih ringan, sementara tenor yang panjang memberikan kelonggaran waktu untuk mengembalikan pinjaman. 

Jika Anda tertarik, berikut ini cara mengajukan KUR BRI 2025, lengkap dengan syaratnya.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki e-KTP yang masih berlaku.
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Memiliki usaha yang produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB (Kredit Kepemilikan Barang) atau kartu kredit.
  • Tidak memiliki kredit lain yang macet atau aktif pada bank lain saat pengajuan.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Surat Izin Usaha (IUMK, NIB, atau SKU).
  • Pas foto pemohon (latar merah/biru).
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), wajib jika pinjaman di atas Rp50 juta.
  • Foto lokasi usaha (minimal 3 foto).
  • Untuk pinjaman diatas Rp50 juta, mungkin diperlukan agunan (misalnya BPKB kendaraan atau sertifikat tanah).

Cara Ajukan KUR BRI 2025