POLA JABAR – Blind spot atau titik buta merupakan area yang tidak terlihat oleh pengemudi meski sudah melihat melalui kaca spion.
Kondisi ini sering menjadi penyebab kecelakaan karena pengemudi tidak menyadari keberadaan kendaraan lain di sisi mobilnya.
Agar berkendara tetap aman, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko blind spot.
1. Atur Posisi Kaca Spion dengan Benar
Kesalahan umum pengemudi adalah mengatur spion terlalu mengarah ke bodi mobil.
Idealnya, spion diatur agar bidang pandang dapat menutupi area yang tidak terlihat di kaca tengah. Semakin luas jangkauan spion, semakin kecil risiko blind spot di kiri dan kanan kendaraan.
2. Gunakan Shoulder Check (Tengok Sekilas)
Selain mengandalkan spion, pengemudi perlu melakukan shoulder check, yaitu menengok cepat ke bahu kiri atau kanan sebelum berpindah lajur.
Gerakan ini penting untuk memastikan tidak ada kendaraan di titik yang tidak tertangkap oleh spion.