POLA JABAR – Sekilas, beberapa makanan khas dari berbagai negara terlihat mirip, bahkan sering dianggap berasal dari tempat yang sama.

Padahal, di balik tampilan serupa tersebut, terdapat perbedaan bahan, bumbu, teknik memasak, hingga latar budaya yang cukup signifikan.

Kesamaan bentuk kerap membuat wisatawan atau penikmat kuliner keliru dalam mengenali asal-usul makanan. Berikut beberapa contoh makanan khas berbagai negara yang sering disangka sama, padahal sebenarnya berbeda.

1. Rendang (Indonesia) dan Kari (India)

Rendang dan kari sama-sama berbahan dasar daging dengan kuah berbumbu kuat. Namun, rendang khas Indonesia dimasak dalam waktu lama hingga kuahnya mengering dan bumbu meresap sempurna ke daging. Sementara itu, kari India memiliki kuah lebih cair dan menggunakan rempah berbeda, seperti garam masala dan kunyit dengan cita rasa yang lebih tajam.

2. Sushi (Jepang) dan Kimbap (Korea Selatan)

Sushi dan kimbap kerap dianggap sama karena sama-sama berupa nasi gulung. Perbedaannya terletak pada bahan dan rasa. Sushi menggunakan nasi bercuka dan isian seperti ikan mentah atau seafood segar. Sedangkan kimbap memakai minyak wijen pada nasi dan berisi sayuran, telur, serta daging yang sudah dimasak.

3. Sate (Indonesia) dan Kebab (Timur Tengah)

Keduanya sama-sama berbahan daging yang dipanggang. Sate Indonesia disajikan dengan tusukan bambu dan dilengkapi bumbu kacang atau kecap. Sementara kebab Timur Tengah biasanya disajikan tanpa tusuk, menggunakan roti pita, serta dibumbui rempah khas seperti jintan dan paprika.