POLA JABAR – Memilih tempat pengisian bahan bakar bukan sekadar mencari antrean yang pendek. Kualitas bahan bakar yang buruk atau terkontaminasi dapat berdampak fatal pada sistem injeksi dan ruang bakar mesin. Untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang, penting bagi pemilik kendaraan untuk lebih selektif dalam memilih Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Berikut adalah 5 tips praktis memilih SPBU terpercaya agar mesin kendaraan Anda tetap awet:
1. Perhatikan Kode Angka di Papan Informasi
Pertamina memiliki kode khusus untuk membedakan kepemilikan SPBU. Perhatikan angka kedua pada papan besar di depan SPBU. Kode angka 1 (misalnya 31.XXXXX) berarti SPBU tersebut dikelola langsung oleh pusat (COCO atau Corporate Owner Corporate Operate). SPBU jenis ini biasanya memiliki standar pengawasan kualitas dan takaran yang sangat ketat karena menjadi etalase utama perusahaan.
2. Pilih SPBU dengan Perputaran Stok Cepat
SPBU yang ramai pengunjung biasanya memiliki perputaran stok bahan bakar yang sangat cepat. Hal ini memastikan bahwa bahan bakar yang masuk ke tangki kendaraan Anda selalu dalam kondisi segar (fresh fuel). Bahan bakar yang mengendap terlalu lama di tangki penampungan bawah tanah berisiko mengalami oksidasi atau terkontaminasi uap air akibat kondensasi.
3. Amati Kebersihan Area Sekitar SPBU
Kebersihan fasilitas umum seperti toilet, musala, dan area pengisian mencerminkan manajemen operasional SPBU tersebut. SPBU yang terawat dengan baik biasanya juga lebih disiplin dalam melakukan perawatan rutin pada infrastruktur vital, termasuk pembersihan tangki pendam (tank cleaning) dan penggantian filter dispenser secara berkala.