POLA JABAR – Banjir menjadi salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia.
Genangan air yang meluap ke permukaan tanah dapat disebabkan oleh curah hujan tinggi, drainase yang tersumbat, hingga kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.
Karena itu, setiap wilayah perlu memiliki langkah pencegahan yang tepat sesuai kondisi lingkungannya.
Banjir terjadi ketika air dari sungai, danau, hingga laut meluap dalam jumlah besar ke daratan.
Faktor lain seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, minimnya ruang resapan air, serta penebangan hutan secara masif juga menjadi pemicu utama.
Untuk mengurangi risiko, masyarakat dan pemerintah harus bergerak bersama melakukan berbagai upaya pencegahan.
1. Membuat Sumur Resapan untuk Menambah Ruang Infiltrasi
Sumur resapan berfungsi menampung air hujan agar meresap kembali ke dalam tanah.
Langkah ini sangat efektif di kawasan permukiman padat yang minim lahan terbuka. Dengan banyaknya sumur resapan, aliran air permukaan dapat dikurangi sehingga risiko banjir menurun.