POLA JABAR - Pernahkah Anda atau buah hati merasakan gatal-gatal, sesak napas, atau gangguan pencernaan sesaat setelah mengkonsumsi susu sapi? Jika ya, waspadalah. Kondisi ini bisa jadi bukan sekadar intoleransi laktosa biasa, melainkan alergi susu—sebuah respons sistem kekebalan tubuh yang bisa berdampak serius jika diabaikan.

Alergi susu merupakan salah satu jenis alergi makanan yang paling umum ditemukan, terutama pada anak-anak. Menurut pakar kesehatan di Mayo Clinic, alergi ini muncul karena sistem imun mengidentifikasi protein dalam susu sebagai ancaman berbahaya, sehingga tubuh melepaskan histamin untuk melawannya.

Perbedaan Nyata: Alergi Susu vs. Intoleransi Laktosa

Banyak orang sering tertukar antara kedua kondisi ini. Intoleransi laktosa berkaitan dengan sistem pencernaan yang tidak mampu memproses gula susu (laktosa). Sebaliknya, alergi susu melibatkan sistem imun dan bisa memicu reaksi anafilaksis yang mengancam nyawa.

Gejala yang Muncul Secara Tiba-tiba

Gejala alergi susu biasanya muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah terpapar. Pada anak-anak dan orang dewasa, tanda-tandanya meliputi: