POLA JABAR – Dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa seorang warga Dayeuhkolot dan diduga terjadi di Kamboja mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Bandung.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, memberikan tanggapan resmi usai menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Gedung Budaya Soreang, Selasa (18 November 2025).

Ali memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan telah melakukan langkah-langkah koordinasi terkait penanganan kasus tersebut.

“Kami terus berupaya, berkomunikasi, dan berkoordinasi untuk menangani kasus ini. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Ia menyampaikan keprihatinan terhadap maraknya tawaran kerja ke luar negeri yang sering menjerat masyarakat dengan iming-iming palsu.

Menurutnya, banyak calon pekerja akhirnya terjebak karena kurangnya informasi mengenai prosedur resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran kerja yang belum jelas. Pastikan dulu informasi, legalitas, dan prosedurnya,” tegasnya.

Ali juga menekankan pentingnya sikap kritis sejak awal, terutama ketika menerima tawaran pekerjaan yang terdengar terlalu mudah atau menjanjikan gaji tinggi.

“Masyarakat harus lebih kritis. Jangan langsung percaya hanya karena ada janji gaji besar atau proses cepat,” tambahnya.