POLA JABAR - Saat ini, telah memasuki musim haji bagi umat islam,  tidak terkecuali jemaah haji Indonesia.

Melihat antusiasme menyambut musim Haji 2026 ini, mari bedah biaya perjalanan ibadah haji dari tahun ke tahun.

Perbandingan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menunjukkan adanya fluktuasi dari tahun ke tahun. Angka-angka ini penting bagi calon jemaah dalam merencanakan keuangan.

Pada tahun 2022, BPIH ditetapkan sebesar Rp 97,79 juta. Komponen biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) mencapai Rp 57,91 juta, dengan sisa dana dikelola sebagai nilai manfaat.

Tahun berikutnya, 2023, BPIH mengalami penurunan menjadi Rp 90 juta. Komponen Bipih pun berkurang menjadi Rp 49,8 juta, dengan nilai manfaat Rp 40,2 juta.

Selanjutnya pada tahun 2024, BPIH kembali mengalami penyesuaian menjadi Rp 93,41 juta. Bipih pada tahun ini adalah Rp 56,04 juta, sedangkan nilai manfaat sebesar Rp 37,36 juta.

Memasuki tahun 2025, BPIH diproyeksikan sebesar Rp 89,40 juta. Komponen Bipih tercatat Rp 55,4 juta, dengan nilai manfaat sebesar Rp 33,9 juta.

Terakhir, untuk tahun 2026, BPIH diprediksi berada di angka Rp 87,40 juta. Bipih diperkirakan mencapai Rp 54,19 juta, dan nilai manfaat sebesar Rp 33,21 juta.

Itulah perbandingan biaya perjalanan ibadah haji dari tahun ke tahun, tepatnya 2022 hingga 2026 ini berdasarkan informasi dari laman BPKH.***