POLA JABAR - Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-72 dan ke-73 yang diselenggarakan PWI Pokja Kota Bandung resmi berakhir pada Jumat (13/2/2026). Dari 40 peserta yang mengikuti ujian selama dua hari, sebanyak 36 wartawan dinyatakan kompeten.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Kota Bandung tersebut diikuti total 45 pendaftar dari jenjang muda, madya, dan utama. Namun lima peserta tidak hadir sehingga tingkat partisipasi tercatat 40 orang.
Pelaksana Tugas Ketua PWI Jawa Barat, Achmad Syukri, menyampaikan tingkat kelulusan UKW kali ini mencapai 90 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran wartawan terhadap pentingnya standar kompetensi profesi.
“UKW bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari proses menjaga marwah profesi dan memastikan wartawan bekerja sesuai kode etik,” ujarnya saat penutupan kegiatan.
Ia menegaskan, bagi peserta yang belum dinyatakan kompeten masih terbuka kesempatan untuk mengikuti UKW pada periode berikutnya di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Ketua Panitia Pelaksana, Fajar Kurniawan, menjelaskan peserta berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sukabumi, Kuningan, hingga Indramayu. Beberapa peserta tidak menyelesaikan seluruh tahapan ujian karena mengundurkan diri.
Sementara itu, Hery Gunawan yang mewakili Ketua PWI Pokja Kota Bandung Zaenal Ikhsan menilai UKW menjadi instrumen penting untuk mengukur kapasitas sekaligus meningkatkan kualitas wartawan di tengah tantangan industri media yang semakin dinamis.
Direktur UKW PWI, Dr. Aat Surya Safaat, dalam sambutannya menekankan bahwa kompetensi wartawan tidak berhenti setelah lulus UKW. Ia mendorong peserta untuk terus mengasah kemampuan membaca dan menulis sebagai fondasi utama profesi jurnalistik.
“Identitas wartawan ada pada tulisannya. Budaya membaca dan menulis harus terus dipupuk agar kualitas karya semakin baik,” katanya.