POLA JABAR – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap kesiapan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan hasil pemantauan terkini, puncak arus balik diprediksi akan mulai terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026). Didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat mengingat adanya kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26 persen dibandingkan tahun lalu.
Strategi Mengurai Kepadatan dan Skema WFA
Untuk menekan potensi kemacetan parah di jalur tol maupun arteri, pemerintah mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis bagi para pemudik:
- Pemanfaatan WFA: Masyarakat disarankan memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 25–27 Maret 2026 agar waktu kepulangan bisa lebih fleksibel.
- Pembatasan Angkutan Barang: Aturan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas tetap berlaku hingga 29 Maret 2026.
- Imbauan Keselamatan: Pemudik diminta tidak memaksakan diri dan memanfaatkan rest area atau pos terpadu jika merasa lelah.
Mitigasi Cuaca Ekstrem dan Bencana
Kapolri juga menyoroti potensi gangguan alam selama periode arus balik. Polri telah menjalin kerja sama dengan BMKG untuk melakukan operasi modifikasi cuaca guna mengantisipasi curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir atau longsor di jalur mudik.
"Seluruh satuan tugas bencana di pos terpadu harus bersiap. Jangan terburu-buru yang justru membahayakan keselamatan. Moto kita adalah 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'," tegas Jenderal Listyo Sigit.