POLA JABAR - Diet ketogenik atau keto identik dengan pola makan tinggi lemak, protein sedang, dan sangat rendah karbohidrat. Tujuannya adalah membawa tubuh ke fase ketosis, dimana lemak menjadi sumber energi utama menggantikan glukosa. 

Dalam menyusun menu harian, kacang-kacangan sering menjadi pilihan camilan, dan almond menempati urutan teratas. Namun, apakah almond benar-benar aman untuk pelaku keto?

Menurut ulasan dari Medical News Today, jawabannya adalah ya. Almond tidak hanya aman, tetapi juga sangat direkomendasikan karena profil nutrisinya yang mendukung keberhasilan diet ini. Mari kita bedah lebih dalam mengapa almond menjadi sahabat terbaik bagi mereka yang sedang menjalankan program keto.

1. Kandungan Karbohidrat yang Rendah

Kunci utama diet keto adalah membatasi asupan karbohidrat biasanya di bawah 50 gram per hari. Almond merupakan salah satu jenis kacang dengan kandungan karbohidrat bersih (net carbs) yang relatif rendah.

Dalam satu ons almond (sekitar 28 gram atau 22 butir), terdapat sekitar 6 gram karbohidrat total. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 3,5 gram adalah serat pangan. Karena serat tidak dicerna dan tidak menaikkan kadar gula darah, maka karbohidrat bersih yang Anda konsumsi hanya sekitar 2,5 gram saja. Angka ini sangat kecil dan mudah disesuaikan ke dalam limit harian pelaku diet keto.

2. Sumber Lemak Sehat dan Protein

Selain rendah karbohidrat, almond kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Lemak ini sangat penting dalam diet keto sebagai bahan bakar tubuh. 

Selain itu, almond menyediakan protein nabati yang membantu mempertahankan massa otot dan memberikan efek kenyang lebih lama. Efek kenyang ini krusial untuk mencegah keinginan ngemil makanan manis yang bisa merusak fase ketosis.