POLA JABAR – Atmosfer penuh haru sekaligus bangga menyelimuti pusat pemerintahan Kota Kembang pada awal pekan ini. Langkah pengabdian puluhan tahun para abdi negara mendapatkan penghormatan tertinggi dalam sebuah upacara resmi yang digelar oleh Pemerintah Kota Bandung.

Suasana khidmat menyelimuti Plaza Balai Kota Bandung pada Apel Pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) purna tugas Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Mei hingga 1 Juni 2026 serta penyerahan petikan SK kenaikan pangkat periode Mei hingga Juni 2026, Senin 25 Mei 2026. Agenda ini menjadi momentum refleksi sekaligus kaderisasi bagi keberlanjutan roda birokrasi di Kota Bandung.

Dalam amanatnya selaku pembina apel, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas. Ia menilai, perjalanan panjang pengabdian para pegawai merupakan bagian penting dari pembangunan Kota Bandung.

Bagi Pemerintah Kota Bandung, kontribusi para pensiunan ini telah membentuk fondasi pelayanan publik yang dinikmati oleh warga saat ini. Kehilangan personil berpengalaman tentu menjadi tantangan, namun penghormatan atas masa bakti mereka adalah hal yang utama.

“Hari ini kita melepas para PNS yang telah mencapai batas usia pensiun. Sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas luar biasa selama masa kerja di Pemerintah Kota Bandung,” katanya.

Berdasarkan data, sebanyak 124 PNS memasuki masa purna tugas pada periode ini. Mereka berasal dari berbagai jabatan, mulai dari administrator, pengawas, pelaksana hingga jabatan fungsional seperti guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Komposisi ini menunjukkan bahwa estafet kepemimpinan dan pelayanan terjadi di hampir seluruh lini sektor pelayanan masyarakat.

Farhan menyebut, di balik angka tersebut tersimpan ribuan jam kerja dan kontribusi nyata bagi Kota Bandung. Ia menyebut, pengabdian yang telah ditunaikan para ASN merupakan bentuk ibadah yang telah disempurnakan. Dedikasi tanpa pamrih selama puluhan tahun bukanlah hal yang mudah untuk dilewati tanpa integritas yang kuat.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rasa hormat dan terima kasih sebesar-besarnya atas tenaga, pikiran, waktu, dan pengabdian yang telah diberikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Farhan mengingatkan bahwa transisi menjadi warga sipil sepenuhnya tidak akan memutus peran mereka dalam memajukan daerah. Ia menyatakan, masa purna tugas bukanlah akhir dari kontribusi. Justru pengalaman dan pengetahuan para ASN senior dapat menjadi modal sosial untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.