POLA JABAR – Jika Januari diambil dari nama dewa Janus, maka Februari memiliki asal-usul yang sedikit berbeda.
Nama bulan kedua ini diambil dari istilah Februa, yang bukan merupakan nama dewa, melainkan sebuah festival atau ritual pembersihan yang dilakukan oleh bangsa Romawi Kuno.
Berikut fakta sejarah menarik di baliknya:
Ritual Februa
Pada zaman dahulu, Februari adalah bulan terakhir dalam kalender Romawi. Sebelum memasuki tahun baru di bulan Maret, masyarakat melakukan ritual Februa atau Februalia untuk menyucikan diri dan kota dari roh jahat serta kesalahan di masa lalu.
Bulan Pembersihan
Kata Februare dalam bahasa Latin memiliki arti "menyucikan" atau "membersihkan". Maka dari itu, Februari secara harfiah dianggap sebagai "Bulan Pembersihan".
Festival Lupercalia
Salah satu bagian paling terkenal dari ritual ini adalah Lupercalia, yang dirayakan pada pertengahan bulan. Uniknya, beberapa sejarawan percaya bahwa tradisi ini merupakan cikal bakal dari hari kasih sayang atau Valentine yang kita kenal sekarang.