POLA JABAR – Bulan Januari 2026 menjadi awal yang menarik bagi para pengamat langit.

Sejumlah fenomena astronomi diperkirakan akan menghiasi langit sepanjang bulan pembuka tahun ini dan dapat diamati dari berbagai belahan dunia dengan waktu dan kondisi tertentu.

Mengutip laman Star Walk, berikut rangkuman fenomena astronomi yang terjadi selama Januari 2026.

3 Januari: Supermoon Pertama Tahun 2026

Bulan purnama pertama tahun 2026 terjadi pada 3 Januari pukul 10.03 GMT di konstelasi Gemini. Supermoon ini tampak sekitar 6 persen lebih besar dan 13 persen lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.

Pada hari yang sama, langit juga diramaikan oleh hujan meteor Quadrantid dengan intensitas rata-rata hingga 80 meteor per jam, menjadikannya salah satu hujan meteor paling aktif dalam setahun.

10 Januari: Jupiter pada Oposisi

Fenomena oposisi Jupiter terjadi pada 10 Januari 2026 pukul 08.34 GMT. Pada momen ini, Jupiter berada tepat berseberangan dengan Matahari di langit.

Planet raksasa tersebut akan bersinar terang dengan magnitudo -2,7 di rasi Gemini. Jupiter terbit saat matahari terbenam dan dapat diamati sepanjang malam, dengan posisi tertinggi mendekati tengah malam waktu setempat.