POLA JABAR – Gema takbir yang berkumandang di malam Idul Fitri menandai berakhirnya perjuangan sebulan penuh di bulan Ramadan.
Momen ini sering disebut sebagai Malam Kemenangan, di mana umat Muslim disunnahkan untuk memperbanyak zikir, takbir, dan doa.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, takbiran juga merupakan syiar Islam untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT sebelum melangkah ke hari raya.
Berikut adalah panduan bacaan takbiran yang sesuai sunnah serta amalan doa di malam Lebaran:
1. Waktu Dimulainya Takbiran
Berdasarkan pendapat mayoritas ulama, takbir Idul Fitri mulai dikumandangkan sejak terbenamnya matahari pada malam satu Syawal hingga imam naik ke mimbar untuk melaksanakan salat Id. Menghidupkan malam ini dengan ibadah sangat dianjurkan karena termasuk salah satu waktu di mana doa-doa dikabulkan oleh Allah SWT.
2. Lafal Takbiran Ringkas (Sesuai Sunnah)
Terdapat beberapa versi lafal takbir, namun yang paling masyhur dan sering dibaca oleh para sahabat Rasulullah SAW adalah versi ringkas berikut:
"Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillaahil hamd."