POLA JABAR – Memasuki puncak musim penghujan, berita mengenai banjir seolah menjadi agenda tahunan yang tak kunjung usai di berbagai wilayah Indonesia.

Dari Jakarta, Bandung, hingga wilayah pelosok tanah air, air bah kerap melumpuhkan aktivitas warga.

Namun, seringkali kita mendengar narasi bahwa intensitas hujan yang ekstrem menjadi satu-satunya kambing hitam.

Pertanyaannya, benarkah banjir di Indonesia murni karena faktor alam, atau ada campur tangan manusia yang lebih dominan di balik bencana ini?

1. Faktor Alam: Intensitas Hujan dan Kondisi Geografis

Secara alami, Indonesia memang memiliki curah hujan yang tinggi sebagai negara tropis.

Fenomena perubahan iklim global juga memicu terjadinya cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. Selain itu, banyak kota besar di Indonesia secara geografis terletak di dataran rendah atau daerah pesisir yang rentan terhadap kenaikan air laut (rob).

Namun, para ahli lingkungan sepakat bahwa alam memiliki mekanismenya sendiri untuk menyerap air jika ekosistemnya masih terjaga.

2. Deforestasi dan Hilangnya "Spons" Alami