POLA JABAR – Membeli token listrik PLN adalah kegiatan rutin bagi pelanggan prabayar.

Agar lebih paham berapa banyak listrik yang diperoleh dari nominal token tertentu, penting mengetahui cara menghitung kWh token listrik.

Menurut PLN, perhitungan kWh token listrik didasarkan pada tarif listrik per kWh dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang berlaku di masing-masing daerah. Besaran PPJ berbeda-beda, biasanya antara 3 hingga 10 persen.

Cara Menghitungnya

Langkah pertama adalah mengetahui tarif listrik per kWh sesuai golongan daya pelanggan. Selanjutnya, kurangi nominal token yang dibeli dengan PPJ setempat.

Setelah itu, hasilnya dibagi dengan tarif dasar listrik per kWh, sehingga diperoleh jumlah kWh yang akan didapat.

Contoh Perhitungan

Misalnya, seorang pelanggan membeli token listrik senilai Rp50.000 di Jakarta dengan daya 1.300 VA. PPJ di Jakarta sebesar 3 persen.

Pertama, hitung PPJ, yaitu 3 persen dari Rp50.000, yang sama dengan Rp1.500.