POLA JABAR - Bagi banyak orang, segelas susu hangat adalah pelengkap nutrisi harian yang sulit ditinggalkan. Namun, bagi mereka yang sedang berjuang menjaga angka kolesterol, susu sering kali dianggap sebagai "tersangka" yang harus dihindari. Pertanyaannya, apakah benar susu sapi secara langsung menyebabkan kolesterol jahat naik?

Merujuk pada data dari Cleveland Clinic, hubungan antara susu dan kolesterol sebenarnya lebih kompleks daripada sekadar label "sehat" atau "tidak sehat". Kuncinya terletak pada jenis lemak yang terkandung di dalamnya dan bagaimana tubuh Anda merespons asupan tersebut.

Susu sapi secara alami mengandung lemak jenuh. Masalahnya, lemak jenuh dikenal sebagai pemicu utama meningkatnya kadar kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) atau sering disebut kolesterol jahat. Ketika LDL menumpuk di dinding arteri, risiko penyakit jantung pun mengintai.

Namun, bukan berarti Anda harus berhenti minum susu sama sekali. Cleveland Clinic menekankan bahwa lemak dalam produk susu tidak berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat kalsium, vitamin D, dan protein yang justru dibutuhkan tubuh. Yang perlu diperhatikan adalah "porsi" dan "jenis" susu yang masuk ke sistem pencernaan Anda.

Jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi, para ahli medis menyarankan untuk beralih ke varian rendah lemak (low-fat) atau bebas lemak (skim). Susu full cream atau whole milk mengandung sekitar 3,25% lemak susu, yang jika dikonsumsi berlebihan, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap asupan lemak harian Anda.

Sebagai perbandingan, susu skim memberikan nutrisi yang hampir sama dengan susu murni, namun tanpa beban lemak jenuh yang tinggi. Ini adalah pilihan paling aman untuk menjaga kesehatan kardiovaskular tanpa kehilangan manfaat kalsium.

Bagi mereka yang ingin benar-benar menghindari lemak hewani, susu nabati bisa menjadi opsi menarik. Susu kedelai, misalnya, sering direkomendasikan karena secara alami bebas kolesterol dan mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk jantung. 

Namun, pastikan untuk memeriksa label kemasan guna menghindari kandungan gula tambahan yang tinggi, karena gula berlebih juga dapat memengaruhi profil lemak darah Anda.

Tips Sehat Mengkonsumsi Susu