POLA JABAR – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, persiapan fisik dan mental tentu menjadi prioritas utama.

Namun, ada satu hal teknis yang tak kalah penting untuk dipahami oleh setiap calon jemaah haji 1447 H, yaitu mengenali jenis-jenis tas yang akan dibawa. Pasalnya, setiap tas memiliki aturan berat dan fungsi khusus agar proses ibadah serta perjalanan di pesawat tetap lancar.

Bagi jemaah asal Jawa Barat yang akan segera berangkat, berikut adalah panduan lengkap mengenai 4 jenis tas haji, fungsinya, serta aturan bagasi yang wajib ditaati:

1. Koper Bagasi (Maksimal 32 kg)

Ini adalah tas terbesar yang akan masuk ke perut pesawat. Fungsinya sangat vital untuk menyimpan pakaian (termasuk kain ihram cadangan), perlengkapan mandi, dan kebutuhan umum lainnya selama 40 hari di Arab Saudi.

  • Aturan: Berat maksimal tidak boleh melebihi 32 kg. Pastikan koper terkunci rapat dan diberi tanda pengenal yang jelas.

2. Koper Kabin (Maksimal 7 kg)

Koper ini akan Anda bawa sendiri ke dalam pesawat dan diletakkan di bagasi atas tempat duduk. Fungsinya untuk menyimpan barang-barang yang dibutuhkan selama penerbangan panjang, seperti jaket, obat-obatan pribadi, atau perlengkapan salat darurat.

  • Aturan: Berat maksimal adalah 7 kg. Jangan memasukkan benda tajam atau cairan berlebih di koper ini.