POLA JABAR – Saat sebagian besar dari kita di Jawa Barat masih sibuk menyiapkan panggangan ayam atau bersiap menuju pusat kota, beberapa penduduk di belahan dunia lain justru sudah merayakan ledakan kembang api pertama.
Karena perbedaan zona waktu, pergantian tahun tidak terjadi secara serentak di seluruh dunia. Lantas, negara manakah yang paling pertama menyambut fajar 1 Januari 2026?
Kiribati: Sang Pemegang Rekor Pertama
Negara yang memegang predikat sebagai wilayah pertama yang merayakan Tahun Baru 2026 adalah Kiribati, sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik. Secara lebih spesifik, Pulau Kiritimati (juga dikenal sebagai Christmas Island) berada di zona waktu UTC+14.
Jika kita bandingkan dengan Waktu Indonesia Barat (WIB), Pulau Kiritimati merayakan pergantian tahun 7 jam lebih awal.
Artinya, saat warga Bandung sedang menikmati sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, warga Kiribati sudah saling mengucapkan "Happy New Year 2026!"
Daftar Negara yang Merayakan Tahun 2026 Paling Awal:
- Kiribati (Pulau Kiritimati): Menjadi yang pertama di dunia pada pukul 17.00 WIB.
- Samoa dan Tonga: Dua negara kepulauan di Pasifik ini menyusul satu jam kemudian.
- Selandia Baru: Kota Auckland dan Wellington biasanya menjadi kota besar pertama yang menyalakan kembang api spektakuler pada pukul 18.00 WIB.
- Fiji dan Sebagian Wilayah Rusia: Wilayah Rusia bagian timur jauh (Anadyr/Kamchatka) menyambut tahun baru pada pukul 19.00 WIB.
- Australia: Kota Sydney dengan pertunjukan kembang api ikonik di Harbour Bridge biasanya masuk ke tahun 2026 pada pukul 20.00 WIB.