POLA JABAR - Banyak orang mengenal semangka sebagai buah pelepas dahaga yang paling ampuh saat cuaca panas. Kandungan airnya yang mencapai 92% memang menjadikannya primadona untuk menghidrasi tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa di balik kesegarannya, semangka menyimpan "harta karun" nutrisi yang sangat vital bagi kesehatan mata?
Tidak hanya wortel yang identik dengan kesehatan penglihatan, semangka ternyata memiliki profil nutrisi yang mampu melindungi mata dari berbagai risiko penyakit degeneratif.
Salah satu alasan kuat mengapa semangka sangat baik untuk mata adalah kandungan likopen yang tinggi. Menurut laporan dari National Institutes of Health (NIH), likopen merupakan antioksidan kuat yang memberikan warna merah pada buah-buahan. Di dalam mata, likopen berperan melindungi jaringan dari kerusakan oksidatif yang dipicu oleh paparan sinar matahari dan polusi.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi likopen dapat membantu mencegah terjadinya katarak dan menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia (AMD), yang merupakan penyebab utama kebutaan pada lansia.
Semangka juga kaya akan vitamin A dalam bentuk beta-karoten. Vitamin A adalah komponen kunci dari protein rhodopsin, yang memungkinkan mata kita melihat dalam kondisi cahaya rendah atau malam hari. Kurangnya asupan vitamin A dapat menyebabkan kornea menjadi kering dan dalam jangka panjang bisa memicu kerusakan retina.
Mata yang sehat memerlukan hidrasi yang cukup agar permukaan kornea tetap licin dan tidak mengalami iritasi. Dengan kandungan airnya yang melimpah, mengkonsumsi semangka secara rutin membantu menjaga kelembaban mata dari dalam. Hal ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sering menatap layar gawai dalam waktu lama, yang sering kali menyebabkan sindrom mata kering.
Selain likopen dan vitamin A, semangka juga mengandung vitamin C. Berdasarkan data literatur kesehatan yang dirangkum oleh National Institutes of Health (NIH), vitamin C membantu memelihara kesehatan pembuluh darah di mata dan mencegah peradangan (inflamasi) yang bisa merusak struktur jaringan penglihatan.***