POLA JABAR - Pizza Margherita adalah lebih dari sekadar makanan; ia adalah simbol nasional Italia, sebuah mahakarya gastronomi yang kehebatannya terletak pada kesederhanaannya yang luar biasa. Konon, hidangan ikonik ini diciptakan pada tahun 1889 di Napoli oleh pizzaiolo (pembuat pizza) terkenal bernama Raffaele Esposito untuk menghormati kunjungan Ratu Margherita dari Savoy, Ratu Italia saat itu.
Esposito ingin membuat pizza yang mewakili bendera Italia, dan ia mencapainya dengan menggunakan tiga bahan utama yang sangat spesifik dan bermakna: merah dari saus tomat San Marzano yang manis alami, putih dari keju mozzarella segar (tradisionalnya fior di latte atau mozzarella di bufala), dan hijau dari daun basil segar.
Kombinasi warna ini tidak hanya estetis, tetapi juga menciptakan harmoni rasa yang sempurna. Kontras antara rasa asam manis tomat, gurih creamy keju, dan aroma anise segar dari basil, yang disatukan oleh crust yang tipis dan chewy dari adonan yang dipanggang dalam oven kayu bakar, menjadikan Margherita tolok ukur utama untuk semua pizza di dunia.
Keunggulan Pizza Margherita terletak pada filosofi "sedikit adalah lebih" (less is more). Dalam dunia kuliner modern yang sering kali dibanjiri dengan topping yang berlebihan, Margherita adalah pengingat akan pentingnya kualitas bahan baku. Tidak ada topping yang dapat menyembunyikan kekurangan bahan dasar.
Oleh karena itu, pizzaiolo yang membuat Margherita autentik harus sangat teliti dalam memilih setiap komponen: tomat harus matang sempurna dengan tingkat keasaman yang ideal, keju harus mozzarella segar yang meleleh lembut tanpa mengeluarkan terlalu banyak air, dan adonan (dough) harus diuleni dengan teknik yang tepat dan melalui proses fermentasi yang cukup lama untuk menghasilkan cornicione (pinggiran) yang mengembang, berongga, dan memiliki sedikit bintik-bintik gosong yang disebut leopard spotting.
Proses pemanggangan yang cepat dan sangat panas di dalam oven kayu bakar (mencapai sekitar 48,5 C atau 90,5 F) adalah kunci untuk mencapai tekstur crust yang sempurna renyah diluar dan lembut di dalam hanya dalam waktu 60 hingga 90 detik.
Status Pizza Margherita sebagai legenda juga diperkuat oleh pengakuan resmi yang diberikan kepadanya. Di Italia, Margherita yang dibuat sesuai standar Neapolitan dilindungi oleh regulasi Traditional Speciality Guaranteed (TSG) oleh Uni Eropa.
Regulasi ini secara ketat mendefinisikan metode persiapan, bahan yang digunakan, hingga teknik pemanggangan yang harus dipatuhi, memastikan bahwa pizza ini mempertahankan integritas sejarah dan kualitasnya.
Standar ini tidak hanya mencakup bahan (tepung soft wheat tipe 00, ragi alami, air murni, dan garam laut), tetapi juga proses (menguleni dengan tangan, adonan harus matang sempurna, dan penggunaan sendok kayu untuk menyebarkan tomat).