POLA JABAR - Alpukat telah lama dikenal sebagai salah satu superfood paling populer di dunia. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih menjadikannya favorit dalam berbagai hidangan. Namun, nilai sejatinya terletak pada profil nutrisi yang sangat kaya. Memahami komposisi gizi alpukat adalah langkah penting untuk memaksimalkan manfaatnya dalam diet harian. 

Informasi detail ini, berdasarkan data resmi dari USDA Food Database (Departemen Pertanian Amerika Serikat), membuktikan bahwa alpukat memang pantas mendapatkan tempat terhormat di piring Anda.

Sebagian besar kesalahpahaman tentang alpukat berpusat pada kandungan lemaknya. Meskipun alpukat memang tinggi lemak, penting untuk dicatat bahwa lemak yang dominan adalah lemak tak jenuh tunggal jenis lemak sehat yang dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung. Per 100 gram alpukat, proporsi makronutrien, vitamin, dan mineralnya sangat seimbang, menawarkan energi berkelanjutan sekaligus nutrisi esensial tanpa harus mengorbankan rasa.

Melihat data gizi alpukat per 100 gram memberi kita pandangan jelas tentang apa yang sebenarnya kita masukkan ke dalam tubuh. Angka-angka ini tidak hanya mencakup kalori dan makronutrien, tetapi juga menyoroti kehadiran vitamin dan mineral penting yang sering terabaikan. 

Analisis gizi resmi ini menjadi dasar yang kuat bagi siapa pun, mulai dari atlet, pegiat diet keto, hingga individu yang mencari pola makan sehat, untuk memasukkan alpukat secara terukur.

Kandungan Gizi Alpukat per 100 Gram Menurut USDA Food Database

Data gizi berikut ini memberikan gambaran rata-rata kandungan nutrisi dalam 100 gram alpukat mentah, tanpa kulit dan biji.

1. Makronutrien dan Energi

Per 100 gram, alpukat menawarkan komposisi yang unik: