POLA JABAR - Susu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban manusia selama ribuan tahun. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya definisi ilmiah dari susu? Merujuk pada Encyclopaedia Britannica, susu adalah cairan bergizi tinggi yang diproduksi oleh kelenjar susu mamalia betina. Fungsi utamanya di alam adalah untuk memberikan nutrisi dan perlindungan imunologi bagi bayi mamalia sebelum mereka mampu mencerna makanan padat.
Bagi manusia, susu bukan hanya sekadar minuman pendamping sarapan. Ia adalah paket nutrisi lengkap yang menyediakan protein, lemak, karbohidrat, serta vitamin dan mineral dalam proporsi yang hampir sempurna.
Apa Saja Kandungan di Dalam Susu?
Secara kimiawi, susu merupakan emulsi lemak dalam larutan berbasis air. Komposisinya sangat kompleks dan bervariasi tergantung pada spesiesnya, namun secara umum susu sapi yang paling banyak dikonsumsi manusia mengandung elemen-elemen kunci sebagai berikut:
Air: Merupakan komponen terbesar (sekitar 87%) yang berfungsi sebagai pelarut nutrisi lainnya.
Protein (Kasein dan Whey): Susu mengandung protein berkualitas tinggi yang mencakup semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan.
Lemak Susu: Sumber energi terkonsentrasi yang juga membawa vitamin larut lemak seperti A, D, E, dan K.
Laktosa: Karbohidrat utama dalam susu yang memberikan rasa manis alami dan membantu penyerapan kalsium di usus.
Mineral (Kalsium dan Fosfor): Susu adalah sumber kalsium terbaik di alam yang sangat krusial bagi kepadatan tulang dan gigi.