POLA JABAR – Setiap kali kita ingin menyambungkan headset atau mengirim dokumen tanpa kabel, kita pasti mencari logo Bluetooth.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa teknologi nirkabel (wireless) ini diberi nama "Gigi Biru"?

Ternyata, namanya tidak ada hubungannya dengan dokter gigi, melainkan diambil dari seorang raja legendaris asal Skandinavia.

Mari kita bongkar sejarah unik di baliknya:

1. Sosok Raja Harald Gormsson

Nama Bluetooth diambil dari Raja Denmark abad ke-10 yang bernama Harald Gormsson. Beliau memiliki julukan Blåtand dalam bahasa Skandinavia kuno, yang jika diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi Bluetooth. Mengapa panggilannya begitu?

Kabar yang paling populer menyebutkan bahwa sang raja sangat gemar memakan buah blueberry hingga giginya sering terlihat berwarna biru gelap.

2. Filosofi "Pemersatu"

Bukan tanpa alasan para insinyur teknologi memilih nama ini. Raja Harald dikenal sebagai sosok yang berhasil mempersatu suku-suku di Denmark dan Norwegia yang sebelumnya sering berperang.