POLA JABAR - Dalam beberapa tahun terakhir, tren kuliner dunia mulai bergeser ke arah bahan-bahan alternatif yang lebih sehat namun tetap kaya rasa. Salah satu bahan yang mulai mencuri perhatian para koki profesional dan pecinta masak di rumah adalah tepung kacang tanah. Mengacu pada ulasan kuliner dari BBC Good Food, tepung ini bukan sekadar hasil gilingan kacang biasa, melainkan bahan serbaguna yang mampu meningkatkan profil rasa sebuah hidangan.

Tepung kacang tanah dibuat dari kacang tanah yang dipanggang, kemudian lemaknya dihilangkan sebagian (didefatisasi) sebelum digiling menjadi bubuk halus. Hasilnya adalah bahan makanan yang memiliki aroma nutty yang kuat dengan kandungan protein yang tinggi.

Alternatif Cerdas bagi Diet Bebas Gluten

Salah satu alasan mengapa tepung kacang tanah begitu populer di media kuliner global adalah sifatnya yang secara alami bebas gluten (gluten-free). Bagi mereka yang memiliki intoleransi gluten atau menderita penyakit celiac, tepung ini menjadi penyelamat di dapur.

Berbeda dengan tepung bebas gluten lainnya yang kadang terasa hambar, tepung kacang tanah memberikan karakteristik rasa yang berani. Dalam pembuatan kue, tepung ini memberikan kelembapan yang pas dan tekstur yang lebih padat, sehingga sangat cocok digunakan untuk membuat biskuit, muffin, hingga pancake protein.

Keunggulan Nutrisi dan Rendah Lemak

Meskipun berasal dari kacang yang dikenal berminyak, proses pembuatan tepung kacang tanah modern biasanya melibatkan ekstraksi minyak. Hal ini menghasilkan tepung yang jauh lebih rendah lemak dibandingkan dengan kacang tanah utuh atau selai kacang, namun tetap mempertahankan sebagian besar kandungan serat dan mikronutrien penting lainnya.

Bagi penggiat gaya hidup sehat, tepung ini sering digunakan sebagai penambah protein dalam smoothies atau sebagai pengental sup yang lebih bernutrisi dibandingkan menggunakan tepung terigu atau tepung jagung biasa.

Aplikasi Luas dalam Masakan Gurih dan Manis