POLA JABAR - Pare, atau yang dikenal juga dengan nama Bitter Melon (Momordica charantia), adalah buah yang identik dengan rasa pahitnya. Jauh dari sekadar bahan masakan di Asia dan Karibia, pare telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena potensinya dalam mendukung pengobatan diabetes tipe 2. Walaupun harus selalu menjadi suplemen dan bukan pengganti obat, komunitas kesehatan termasuk diskusi yang relevan dengan panduan dari lembaga seperti Diabetes UK mengakui adanya zat aktif yang menarik perhatian dalam buah ini.

Rasa pahit yang khas pada pare ternyata berasal dari senyawa aktif yang memiliki efek signifikan terhadap metabolisme glukosa. Beberapa zat utama dalam pare yang dipelajari karena potensi antidiabetiknya meliputi: