POLA JABAR - Banyak yang menganggap susu hanyalah minuman pelengkap sarapan atau konsumsi wajib bagi anak-anak di masa pertumbuhan.

Namun, jika kita menengok catatan sejarah dan literatur ilmiah seperti yang dihimpun oleh Britannica, susu memiliki peran yang jauh lebih krusial. Ia adalah salah satu penemuan nutrisi terbesar dalam sejarah evolusi manusia yang mengubah cara spesies kita bertahan hidup.

Jejak Awal Konsumsi Susu dalam Peradaban

Sejarah konsumsi susu oleh manusia dimulai jauh sebelum industri pengolahan modern ada. Berdasarkan catatan sejarah, domestikasi hewan penghasil susu seperti sapi, domba, dan kambing diperkirakan terjadi sekitar 9.000 hingga 10.000 tahun yang lalu di wilayah Timur Tengah.

Awalnya, manusia dewasa tidak mampu mencerna susu karena tubuh berhenti memproduksi enzim laktase setelah masa kanak-kanak. Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi mutasi genetik unik yang memungkinkan manusia dewasa untuk mengonsumsi produk susu. Fenomena ini menjadi bukti nyata bagaimana pola makan dapat memengaruhi evolusi biologis kita.

Mengapa Susu Disebut sebagai "Minuman Lengkap"?

Britannica menjelaskan bahwa secara biologis, susu dirancang oleh alam untuk menjadi sumber nutrisi tunggal bagi mamalia yang baru lahir. Hal inilah yang membuat profil nutrisinya sangat padat dan seimbang. Berikut adalah komponen utama yang menjadikannya minuman bergizi tinggi:

1. Protein Berkualitas Tinggi 

Susu mengandung kasein dan whey, dua jenis protein yang mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh manusia untuk perbaikan sel dan pertumbuhan otot.