POLA JABAR - Bagi para pejuang asam lambung atau GERD, memilih makanan penutup (dessert) seringkali menjadi tantangan tersendiri. Salah pilih buah sedikit saja, perut bisa langsung terasa panas, kembung, hingga sesak di dada. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu buah yang disebut-sebut sebagai "superfood" bagi sistem pencernaan? Ya, buah itu adalah melon.
Berdasarkan tinjauan medis dari laman kesehatan ternama, Johns Hopkins Medicine, melon menempati posisi istimewa dalam jajaran buah-buahan yang direkomendasikan untuk penderita gangguan lambung. Lantas, apa yang membuatnya begitu spesial?
1. Sifat Alkali yang Menenangkan
Berbeda dengan jeruk atau nanas yang memiliki kadar asam (pH) rendah, melon justru memiliki sifat alkali atau basa. Dalam dunia medis, zat yang bersifat basa mampu membantu menetralkan kelebihan asam di dalam lambung.
Saat asam lambung naik ke kerongkongan, mengonsumsi melon dapat memberikan efek mendinginkan (cooling effect) dan mengurangi sensasi terbakar (heartburn) secara alami.
2. Tekstur Lembut dan Kadar Air Tinggi
Salah satu kunci mengapa melon sangat mudah dicerna adalah kandungan airnya yang mencapai 90 persen. Teksturnya yang lembut membuat lambung tidak perlu bekerja ekstra keras untuk menghancurkannya.
Hal ini sangat penting bagi mereka yang dinding lambungnya sedang mengalami peradangan atau iritasi.
3. Kaya Nutrisi Tanpa Risiko