POLA JABAR - Di Belanda, kentang goreng bukan hanya sekadar camilan sampingan; ia adalah ikon budaya kuliner jalanan yang dikenal sebagai Patat atau Friet. Apa yang membedakan kentang goreng ala Belanda dari versi lainnya di dunia? Jawabannya terletak pada teknik penggorengan dan yang paling utama, saus pendampingnya: Mayonnaise. Kentang yang digunakan umumnya dipotong lebih tebal dan digoreng dua kali (double-fried).
Penggorengan pertama dilakukan pada suhu rendah untuk memastikan bagian dalam matang sempurna dan lembut, sementara penggorengan kedua dilakukan pada suhu tinggi sesaat sebelum disajikan untuk menciptakan lapisan luar yang super renyah (crispy).
Teknik double-frying inilah yang menjamin tekstur sempurna: bagian luar garing keemasan, sementara bagian dalamnya tetap lembut seperti mashed potato. Kontras tekstur ini menciptakan sensasi gigitan yang sangat memuaskan, menjadikan Patat Belanda jauh lebih unggul daripada sekadar kentang goreng biasa yang seringkali lembek.
Namun, daya tarik sesungguhnya dari Friet Belanda adalah pasangannya yang tak terpisahkan: Mayonnaise khas Belanda. Ini bukanlah mayonnaise biasa yang sering kita temui di supermarket Amerika atau fast food pada umumnya. Mayonnaise Belanda memiliki komposisi dan konsistensi yang berbeda; ia biasanya lebih kental, berwarna lebih pucat, dan yang terpenting, memiliki rasa yang lebih kaya, lebih lembut, dan cenderung kurang asam berkat penggunaan minyak yang lebih sedikit dan kuning telur yang lebih banyak.
Di Belanda, saus ini dihormati dan disajikan dalam jumlah yang sangat royal, biasanya disiramkan atau diletakkan di atas tumpukan kentang goreng yang disajikan dalam kerucut kertas tebal. Pilihan saus ini adalah manifestasi dari tradisi kuliner lokal yang menghargai lemak (richness) dan tekstur creamy untuk menyeimbangkan rasa asin dari kentang. Kombinasi kentang yang renyah dan gurih dengan mayonaise yang kaya dan creamy menciptakan perpaduan rasa yang membuat ketagihan.
Makan Patat Met Mayonaise adalah ritual otentik Belanda. Anda tidak akan menemukan kentang goreng ini di piring, melainkan disajikan dalam kerucut kertas (puntzak) yang memudahkan konsumen membawanya sambil berjalan di jalanan atau menikmati di alun-alun kota. Metode penyajian ini menekankan akar Friet sebagai makanan cepat saji dan street food yang populer.
Meskipun mayonaise adalah pasangan paling klasik, orang Belanda juga menyukai varian lain seperti Patat Oorlog (dengan saus kacang, mayonaise, dan bawang mentah) atau Patat Speciaal (dengan mayonaise, saus kari, dan bawang mentah). Namun, bagi wisatawan yang ingin merasakan warisan kuliner yang paling murni, memesan Friet Met Mayonaise adalah pintu gerbang menuju cita rasa sederhana namun mendalam dari Negeri Kincir Angin.
Kentang goreng saus mayonaise ala Belanda adalah bukti nyata bahwa kadang kala, kebahagiaan terbesar datang dari kombinasi bahan-bahan yang paling sederhana. Ia bukan hanya sekadar makanan, melainkan pengalaman budaya: kerenyahan double-fried yang sempurna berpadu dengan kelembutan mayonnaise yang kaya.***