POLA JABAR - Langkah progresif diambil Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, resmi memulai aksi penanaman pohon masif melalui metode aeroseeding atau penebaran benih dari udara menggunakan pesawat CASA C-212 milik Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Sabtu (31/1/2026).
Kang DS mengatakan jika langkah tersebut diambil pasca bencana alam longsor di Kabupaten Bandung, salah satunya di Arjasari beberapa waktu lalu.
"Penebaran benih tanaman ini, saya bekerjasama dengan Forkopimda Pemerintah Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, termasuk Pak Jenderal Danlanud Sulaiman dan Pak Danlanud Husain Sastranegara, Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Pak Kapolresta Bandung, dan Pak Kajari Kabupaten Bandung," terang Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna di sela-sela kegiatan penebaran bibit tanaman di Lanud Husein Sastranegara.
Dirinya menjelaskan jika pengumpulan bibit tanaman dan biji-biji buah-buahan ini terinspirasi pada saat mau pembagian rapor anak-anak sekolah beberapa waktu lalu.
"Alhamdulillah, terkumpul 5,2 juta biji-bijian yang hampir 8 ton yang saat ini siap untuk ditebar di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya, terutama di daerah perbatasan Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat. Lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh kendaraan," terangnya.
Kang DS menegaskan dalam kegiatan penebaran benih tanaman ini, sepakat tidak menggunakan APBD, melainkan menggunakan anggaran CSR (Corporate Social Responsibility) dan kolaborasi dengan forum pentahelix.
"Saya ucapkan terima kasih kepada sponsor, yang saat ini membantu kita di antaranya PDAM, untuk kegiatannya dan termasuk ABT (Air Bandung Timur), dan BJB, BPR, dan juga beberapa perusahaan di Kabupaten Bandung. Ini untuk kepentingan dan kebutuhan warga masyarakat Kabupaten Bandung," jelasnya.
Orang nomor satu di Kabupaten menghaturkan rasa terima kasih kepada Danlanud Sulaiman, Danlanud Husein Sastranegara, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Kapolresta Bandung, Kajari Kabupaten Bandung, dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung.
"Termasuk para pendukung yang sudah bisa respon, dan peka terhadap kebutuhan lingkungan, terutama kepada warga masyarakat Kabupaten Bandung. Terutama untuk kru yang sudah siap membantu warga masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya," katanya.