POLA JABAR – Banyak wanita mengalami kemunculan jerawat di area dagu dan rahang tepat sebelum atau selama masa menstruasi.

Fenomena ini bukan tanpa alasan; siklus hormonal dalam tubuh memainkan peran besar terhadap kondisi kulit wajah Anda.

Mengapa Muncul di Dagu?

Menjelang haid, kadar hormon estrogen menurun sementara hormon progesteron dan testosteron meningkat. Peningkatan hormon ini merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi lebih banyak minyak (sebum).

Area dagu dan rahang sangat sensitif terhadap perubahan hormon ini, sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat dan meradang.

Cara Meminimalisirnya

  1. Kurangi Konsumsi Gula dan Produk Susu Makanan tinggi gula dan produk dairy dapat memicu lonjakan insulin yang memperparah peradangan jerawat hormonal. Cobalah membatasi jenis makanan ini seminggu sebelum jadwal haid dimulai.
  2. Gunakan Produk Berbahan Benzoyl Peroxide Untuk jerawat di dagu yang biasanya meradang dan tanpa mata, gunakan obat totol dengan kandungan benzoyl peroxide. Bahan ini efektif membunuh bakteri dan mengeringkan jerawat lebih cepat.
  3. Kompres Dingin Jika jerawat di dagu terasa nyeri dan membengkak, gunakan kompres es batu yang dibalut kain bersih. Suhu dingin akan membantu meredakan kemerahan dan mengecilkan pembuluh darah yang meradang.
  4. Kelola Stres dan Istirahat Cukup Stres saat PMS dapat meningkatkan hormon kortisol yang membuat jerawat makin parah. Pastikan tidur cukup 7-8 jam sehari agar proses regenerasi kulit tetap berjalan optimal.
  5. Jangan Memencet Jerawat Jerawat hormonal biasanya bersifat mendalam (cystic acne). Memencetnya hanya akan meninggalkan bekas luka yang sulit hilang dan memperlama proses penyembuhan.***