POLA JABAR – Langkah nyata untuk menciptakan wajah kota yang lebih rapi dan aman terus digulirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Fokus utama saat ini tertuju pada penataan kabel udara yang semrawut, yang selama ini tidak hanya merusak estetika kota tetapi juga sering kali membahayakan para pengguna jalan.
Sepanjang tahun 2026 hingga memasuki awal Mei, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung tercatat telah berhasil merapikan kabel di 41 titik yang tersebar di berbagai ruas jalan protokol maupun kawasan pemukiman.
Kepala Bidang Infrastruktur TIK Diskominfo Kota Bandung, Indra Arief Budyana, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja secara simultan antara agenda rutin dan respons cepat terhadap laporan darurat dari masyarakat.
“Selain kegiatan rutin, kami juga banyak menangani kasus insidentil, seperti kabel tertarik truk, pohon tumbang, atau kabel menjuntai akibat perubahan infrastruktur,” ujarnya pada Rabu, 6 Mei 2026.
Beberapa kawasan yang telah mendapatkan penanganan meliputi Jalan Merdeka, Aceh, Cihampelas, hingga jalur padat seperti Soekarno-Hatta dan Gedebage. Bahkan, perapihan juga menyentuh area pemukiman seperti Cigadung dan Sukajadi demi menjamin kenyamanan warga.
Salah satu tantangan terbesar adalah kabel yang kendur atau menjuntai rendah di area persimpangan. Posisi kabel seperti ini sangat rawan tersangkut kendaraan besar seperti truk atau bus yang melintas, sehingga menjadi prioritas utama tim di lapangan.
“Kalau kabel melintang di jalan itu rawan. Bisa tersangkut truk atau kendaraan tinggi, apalagi kalau posisinya rendah atau kendur,” jelasnya.
Meski progres berjalan positif, Indra mengakui adanya kendala teknis, terutama dalam hal mobilisasi tim saat terjadi insiden di luar jam operasional resmi.
“Kalau kejadian malam, seperti kabel tertarik kendaraan, tentu butuh waktu untuk mobilisasi. Kita tidak standby 24 jam penuh,” kata Indra.